Ada baiknya kalian menyiapkan diri untuk semester depan. Yah seperti perlengkapan buat pelajaran dan semacamnya. Dan tidak lupa juga beberapa motiviasi yang membangun kalian untuk bisa lebih meningkatkan prestasi di semester depan. Nah saya akan berbagi tips efektif belajar dan smeoga bermanfaat buat kalian heres we go :
1. Biasakn lah ulangan kembali pelajaran yang kita dapat. Setalah itu baca secara singkat cari dua materi lalu bentuk kerangka materi tersebut. Dan ketika pelajaran tersebut deiterangkan oleh guru keesokan harinya, kalian sudah punya gambaran atau dasarnya, tinggal menambahkan saja apa yang belum kita ketauhi. Jadi begitu pulang sekolah kita tinggal mengulang saja untuk mencari kesimpulan atau ringkasan dari materi.
2. Usahkan selalu serius dalam mendengarkan guru ketika guru sedang menjelaskan pelajaran. Bila perlu catat apa yang guru sampaikan jika materi itu sulit untuk kita pahami.
3. Mengulang pelajaran tidak selamanya harus dengan membaca atau menulis. Mengajari teman lain tentang materi yang baru diulang bisa membuat kita selalu ingat akan materi tersebut. Bagusnya lagi, kita akan menjadi lebih paham tentang materi tersebut.
4. Belajar mendadak menjelang tes memang tidak efektif. Paling tidak sebulan sebelum ulangan adalah masa ideal buat mengulang pelajaran. Materi yang banyak bukan masalah. Caranya: selalu buat ringkasan atau kesimpulan pada setiap pelajaran, kalau perlu pakai tabel atau gambar ilustrasi supaya mudah diingat.
5. Belajarlah pada siang hari. Yah kedengarannya aneh tapi beberapa siswa Australi melakukan hal ini. Maklum pada siang hari kondisi badan masih fit dibandingkan pada malam hari. Hal itulah yang menyebabkan daya serap otak pada siang hari juahy lebih bekerja dibandikan pada malama hari. Pada pagi hari kita focus pada pembelajaran disekolah, siang harinya kita mengulang pelajaran yang telah kita dapatkan disekolah. Malam harinya kita hanya melakukan aktifitas ringan yang tidak menguras otak. Jadi kita tidak perlu sampai bergadang atau tidak tidur semalaman hanya untuk mengejar materi.
6. Jangan sungikan untuk bertanya kepada teman. Cara ini dianggap paling efektif karena biasanya kita lebih mudah mengerti bahasa yang digunakan oleh teman sebaya kita. Dibandingakan guru yang terkadang suka melonyarkan beberapa kalimat yang sukar untuk kita cerna.
7. Usahkan sediakan waktu sehari dalam seminggu. Isi waktu itu dengan kegiatan me time. Cari kegiayan yang kita sukai dan bisa merefresh pikiran kita setelah 6 hari berkelut dengan buku pelajaran.
8. Belajar sambil mendengarkan musik memang asyik. Pilih music yang tenang tapi menggugah. Atau pilih music yang sesuai selera kalian. Tapi usahkan cari music yang tidak membuat konsterasi kita buyar ketika belejara
9. Sign out account kalian di jejaring soal. Karena menurut beberapa riset jejaring social merupakan penghalang utama ketika kita ingin belajar.
Sekian beberapa tips dari saya semoga bermanfaat untuk kita semuaaaa :D :D
Learn dan study
Minggu, 18 Desember 2011
Pendidikan
Pendidikan adalah salah satu jawaban dari pengentasan kemiskinan dalam jangak panjng. Perencanaan yang matang didunia pendidikan tentu akan member pengaruh yang signifikan dalam rangka menurukankan angka kemiskinan di Indonesia.
Pemerintah pun menyadari hal itu. Terbukti denan adanya kesadaran mengubah alokasi dana sedianya berupa subsidi bahan bakar menjadi dana peningkatan pelayanan dan pendidikan dan kesehatan.
Undang – Undang Dasar 1945 mengamantkan terpenuhinya hak – hak warga negara di bidang pendidikan. Amanat tersebut dijabarkan dengan lebih rinci dalam Undang – Undang versi terbarunya dalam Undang – Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Namun sayang, seperti biasa, pelaksanaan masih jauh dari perencanaan. Entah Pemerintah yang kurang maksimal atau rakyat yang belum siap, fakta menunjukan pendidikan menjadi hal tang mewah bagi mayor warga negeri ini.
Seperti yang tertera pada pasal 11 dan pasal 34
Pasal 11 UU No. 20/2003 menyebutkan bahwa “ Pemerintah dan pemerintah daerah wajib memberikan layanan dan kemudahan, serta menjamin terselanggaranya pendidikan yang bermutu bagi setiap warga negara tanpa diskriminasi.”
Tidak perlu membicarakn terlalu jauh mengenai definisi “bermutu” disini. Sebab pada kenyatannya tiga kata kunci lainnya yang sifatnya lebih mendasar belum terpenuhi. Ketiga kata kunci tersebut adalah “layanan”, “kemudahan”, dan “diskriminasi”
Sudah menjadi rahasia umum betapa kurangnya pelayanan pendidikan yang disediakan Pemerintah. Mulai dari kondisi fisik ratusan sekolah yang tidak dapat layak digunakan tempat berlangsungnya proses belajar – mengajar, hingga kurangnya kepedulian terhadap kesejahteraan guru khususnya didearah, di pelosok Indonesia Raya.
“Kemudahan” juga jelas bukanlah hal yang dirasakan masyarakat. Ada segudang cerita tentang betapa banyaknya yang harus disumbangkan orangtua demi bisa menempatkan anaknya di bangku sekolah. Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang tengah digodok saat ini terus menimbulkan pro dam kontra di antara berbagai pihak. Selalu demikian. Pada level renacana segalanya terdengar indah, namun pada saat pelaksanaan akan banyak kendala yang tidak teratasi.
“Diskriminasi”, pelayanan pendidikan mestinya diperuntukan bagi setiap warga negara tanpa terkecuali. Yang terjadi, tentu saja belum sebagus slogannya. Lagi – lagi rakyat miskin harus dikorbanka, sebagao akibat dari mahalnya pendidikan hingga minimnya sosialisasi mengenai pentingnya pendidikan.
xoxoxo
nadya~
Pemerintah pun menyadari hal itu. Terbukti denan adanya kesadaran mengubah alokasi dana sedianya berupa subsidi bahan bakar menjadi dana peningkatan pelayanan dan pendidikan dan kesehatan.
Undang – Undang Dasar 1945 mengamantkan terpenuhinya hak – hak warga negara di bidang pendidikan. Amanat tersebut dijabarkan dengan lebih rinci dalam Undang – Undang versi terbarunya dalam Undang – Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Namun sayang, seperti biasa, pelaksanaan masih jauh dari perencanaan. Entah Pemerintah yang kurang maksimal atau rakyat yang belum siap, fakta menunjukan pendidikan menjadi hal tang mewah bagi mayor warga negeri ini.
Seperti yang tertera pada pasal 11 dan pasal 34
Pasal 11 UU No. 20/2003 menyebutkan bahwa “ Pemerintah dan pemerintah daerah wajib memberikan layanan dan kemudahan, serta menjamin terselanggaranya pendidikan yang bermutu bagi setiap warga negara tanpa diskriminasi.”
Tidak perlu membicarakn terlalu jauh mengenai definisi “bermutu” disini. Sebab pada kenyatannya tiga kata kunci lainnya yang sifatnya lebih mendasar belum terpenuhi. Ketiga kata kunci tersebut adalah “layanan”, “kemudahan”, dan “diskriminasi”
Sudah menjadi rahasia umum betapa kurangnya pelayanan pendidikan yang disediakan Pemerintah. Mulai dari kondisi fisik ratusan sekolah yang tidak dapat layak digunakan tempat berlangsungnya proses belajar – mengajar, hingga kurangnya kepedulian terhadap kesejahteraan guru khususnya didearah, di pelosok Indonesia Raya.
“Kemudahan” juga jelas bukanlah hal yang dirasakan masyarakat. Ada segudang cerita tentang betapa banyaknya yang harus disumbangkan orangtua demi bisa menempatkan anaknya di bangku sekolah. Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang tengah digodok saat ini terus menimbulkan pro dam kontra di antara berbagai pihak. Selalu demikian. Pada level renacana segalanya terdengar indah, namun pada saat pelaksanaan akan banyak kendala yang tidak teratasi.
“Diskriminasi”, pelayanan pendidikan mestinya diperuntukan bagi setiap warga negara tanpa terkecuali. Yang terjadi, tentu saja belum sebagus slogannya. Lagi – lagi rakyat miskin harus dikorbanka, sebagao akibat dari mahalnya pendidikan hingga minimnya sosialisasi mengenai pentingnya pendidikan.
xoxoxo
nadya~
Mahalnya pendidikan diIndonesia
Masih ngebahas tentang pendidikan diIndonesia tapi sekarang temanya udah beda. Yup sesuai judul disini saya akan membahas tentang biaya pendidikan di Indonesia. Lets reading and keep calm
Biaya pendidikan diIndonesia masih sangat reklatif mahal, dibandingkan dengan negara negara didearah asia tenggara dan negara-negara yang telah berkembang. Terbukti masih banyak siswa/I lulusan SD yang tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Bahkan ada yang hanya bisa mengcap pendidikan selama 3 tahun atau 4 tahun. Dimana biaya bos mereka? Biaya yang seharusnya mereka dapatkan untuk mengecap masa-masa SD? Masa dimana mereka baru mengenal huruf rajin membaca? Banyak penerus bangsa yang tidak dapat merasakan pendidikan. Yah semua itu karena biaya sekolah yang realatif mahal. Bayangkan saja disalah satu sekolah ada yang sampai memungut uang bulanan lebih dari Rp.200.000,- dan itu sudah dipotonmg oleh dana bos yang mereka terima. Ada juga sekolah yang membebaskan segala iuran bulanan, tapi bagaimana dengan buku tulis dan lembar kerja siswa (LKS) yang wajid dimiliki oleh setiap siswa/I ?
Seseorang pernah mengeluh tentang mahalnya LKS. Yah memang bagi orang tua sebagian siswa/I yang mampu mereka tidak mempermasalahkan soal hrag LKS yang kadang mahal. Tapi mereka? Orang tua siswa/I yang tidak mampu? Apakah mereka sanggup untuk membayar harga lks yang hamper mencapai 100.000 (jika harga satu lks 7000) ?
Pemerintah mesti harus banyak berbenah dana BOS tidak menuntaskan masalah mahalnya biaya pendidikan diIndonesia. Masih banyak hal lain yang menyebabkan pendidikan diIndoensia bisa dibilang relative mahal oleh sebagian penduduk Indonesia
Xoxoxox
Nadyaaa~
Biaya pendidikan diIndonesia masih sangat reklatif mahal, dibandingkan dengan negara negara didearah asia tenggara dan negara-negara yang telah berkembang. Terbukti masih banyak siswa/I lulusan SD yang tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Bahkan ada yang hanya bisa mengcap pendidikan selama 3 tahun atau 4 tahun. Dimana biaya bos mereka? Biaya yang seharusnya mereka dapatkan untuk mengecap masa-masa SD? Masa dimana mereka baru mengenal huruf rajin membaca? Banyak penerus bangsa yang tidak dapat merasakan pendidikan. Yah semua itu karena biaya sekolah yang realatif mahal. Bayangkan saja disalah satu sekolah ada yang sampai memungut uang bulanan lebih dari Rp.200.000,- dan itu sudah dipotonmg oleh dana bos yang mereka terima. Ada juga sekolah yang membebaskan segala iuran bulanan, tapi bagaimana dengan buku tulis dan lembar kerja siswa (LKS) yang wajid dimiliki oleh setiap siswa/I ?
Seseorang pernah mengeluh tentang mahalnya LKS. Yah memang bagi orang tua sebagian siswa/I yang mampu mereka tidak mempermasalahkan soal hrag LKS yang kadang mahal. Tapi mereka? Orang tua siswa/I yang tidak mampu? Apakah mereka sanggup untuk membayar harga lks yang hamper mencapai 100.000 (jika harga satu lks 7000) ?
Pemerintah mesti harus banyak berbenah dana BOS tidak menuntaskan masalah mahalnya biaya pendidikan diIndonesia. Masih banyak hal lain yang menyebabkan pendidikan diIndoensia bisa dibilang relative mahal oleh sebagian penduduk Indonesia
Xoxoxox
Nadyaaa~
Sebuah puisi tentang pendidikan
Aku
Karya : Nur Wachid
Aku berdiri ditengah penjuru
Aku besar dengan nama itu
Aku bukan manusia
Aku hanya sebuah kata
Namaku lambang kecerdasan
Namaku membunuh kebodohan
Betapa hebatnya aku ?
Tak ada yang menandingiku
Sampai ini ku tak merasa hebat
Ini kali ku menangis
Bukan yang pertama
Bukan yang kedua
Tiada pemakai namaku
Yang menjadikanku hebat
Disana – sini kebodohan
Belum terbunuh olehku
Tangisan ini penuh pilu
Belum banyak kecerdasan
Yang bertaburan
Jadilah pahlawanku anak negeri
Hentikan pilu tangisku
Buatlah aku tersenyum
Merasa bangga akan namaku
Karya : Nur Wachid
Aku berdiri ditengah penjuru
Aku besar dengan nama itu
Aku bukan manusia
Aku hanya sebuah kata
Namaku lambang kecerdasan
Namaku membunuh kebodohan
Betapa hebatnya aku ?
Tak ada yang menandingiku
Sampai ini ku tak merasa hebat
Ini kali ku menangis
Bukan yang pertama
Bukan yang kedua
Tiada pemakai namaku
Yang menjadikanku hebat
Disana – sini kebodohan
Belum terbunuh olehku
Tangisan ini penuh pilu
Belum banyak kecerdasan
Yang bertaburan
Jadilah pahlawanku anak negeri
Hentikan pilu tangisku
Buatlah aku tersenyum
Merasa bangga akan namaku
Here's iam :)
Halooo perkenalkan nama saya Nadya Aidayanti Rahmadania. Saya new blogger yah tapi nggak baru juga hehehe maksudnya ini blog baru saya. Isinya tentang dunia pendidikan remaja. Dan blog ini saya dedikasikan khusus untuk SMA NEGERI 7 PONTIANAK SEKOLAH SAYA YANG TERCINTAAA. SELAMAT ULANG TAHUN SMA 7 TETEPLAH JAYA :* :*
xoxoxoxo
Nadya~
xoxoxoxo
Nadya~
Langganan:
Komentar (Atom)